ANZ : Penurunan Harga Bijih Besi Kecil Dampaknya ke AUD

Harga bijih besi turun sekitar 10% selama lima sesi terakhir dan sekarang diperdagangkan di bawah USD70 per ton – level terendah dalam hampir dua bulan, menyusul pelemahan di pasar baja. Namun analis Australia New Zealand Bank (ANZ) tidak khawatir penurunan harga berdampak besar ke mata uang Australia (AUD).

“Hal tersebut belum berdampak pada AUD. Pada jangka pendek, korelasi antara AUD dan bijih besi tetap jauh di bawah rata-rata historisnya (kurang dari 0,05% pada sampel  lima tahun). Rendahnya korelasi antara AUD dan harga bijih besi tidak biasa, artinya hubungan yang longgar ini bisa berlangsung selama beberapa waktu.” papar riset ANZ, Kamis.

Lebih jauh, imbuh riset itu, bahkan jika harga komoditas mendapatkan kembali cengkramannya pada AUD, dampak penurunan harga bijih besi akan tetap terbatas.

“Dengan menggunakan estimasi beta pada sampel lima tahun, model jangka pendek kami menunjukkan bahwa harga bijih besi yang lebih rendah (di kisaran USD65 per ton) seharusnya hanya menurunkan AUD sekitar dua sen dari level saat ini terhadap USD,”pungkasnya.

Harga bijih besi mengalami penurunan besar dalam pasar berjangka di China disertai pelemahan pada angka pertumbuhan China yang pada akhirnya membebani pasar fisik. [Monexnews]