Bidang Permukiman Disrumkin Kota Depok Galakkan Pembangunan IPAL

Saksimata.co (Depok) : Hingga saat ini, sanitasi dan pengelolaan air limbah masih terpinggirkan dalam pembangunan, terutama di tingkat Pemerintah Daerah. Data menunjukkan, kurang dari sepuluh Kota yang memiliki sistem saluran pembuangan air limbah yang baik. Cakupan ini hanya sekitar 1 persen dari populasi penduduk Indonesia. Sementara, sebagian besar penduduk perkotaan lainnya menggunakan tipe toilet, pengolahan limbah dan lumpur yang pada umumnya tidak memenuhi syarat teknis dan kesehatan.

Seperti diketahui masyarakat pada umumnya membuat konstruksi tangki septik konvensional yang tidak kokoh, konstruksi yang mudah bocor sehingga mencemari air tanah, konstruksi yang tidak memperhatikan ketinggian air tanah, serta buangan tinja atau air limbah domestik lainnya langsung ke sungai dan setu

Untuk itu Kepala Bidang Permukiman – Disrumkim Kota Depok, Herry Restu Gumelar mengatakan bahwa untuk tahun 2017 sebanyak 7 IPAL direncanakan dibangun di sejumlah tempat di Kota Depok. Dari target itu, 3 IPAL sudah selesai dibangun yang terletak di Kelurahan Cipayung, Kelurahan Cipayung Jaya, dan Kelurahan Ratu Jaya.

“Untuk 4 IPAL lainnya ditargetkan selesai pada bulan November 2017, saat ini masih dalam tahap pengerjaan dengan harapan dapat rampung di bulan November.” jelas Herry sapaan akrabnya, kepada awak media.

Dikatakan bahwa di Kota Depok masih ada warga yang membuang limbah mereka ke sungai secara langsung. Oleh karena itu, pada tahun ini pihaknya memperbanyak pembangunan IPAL komunal guna mengurangi pencemaran lingkungan.

“Untuk pembangunan IPAL ini anggarannya   dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),” jelasnya.

Pembangunan IPAL komunal tersebut, lanjut Herry, juga merupakan bagian dari upaya pemerintah mewujudkan target nasional 100:0:100 yaitu, 100 persen pencapaian sanitasi yang baik, nol persen kawasan kumuh, dan 100 persen air bersih.

“Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat dalam mengatasi pencemaran lingkungan, baik oleh limbah rumah tangga maupun limbah industri, dengan harapan tidak ada lagi kawasan kumuh,” tandasnya.

Lebih lanjut di katakan Herry bahwa saat ini Pemerintah Kota Depok sangat serius dalam rangka penanganan sanitasi, dibuktikan dengan adanya Komitmen Pemerintah dalam hal penanganan sanitasi.

“Dalam kerja sama tersebut kami telah melakukan MOU antara Pemerintah Kota Depok dengan Kementerian PUPR Cq. Dirjen Cipta Karya tentang Komitmen Pemkot dibidang air minum dan pengelolaan air limbah tinja Implementasi dari kegiatan pembangunan pengelolaan air limbah IPAL Komunal,” katanya.

Disampaikan Herry bahwa hingga tahun 2017 pihaknya telah membangun 31 IPAL Septic tank Individual, dan pada tahun yang sama pula telah terbangun 1760 Septic tank dari pengembangan kolam IPLT lama.

“Itu semua merupakan bukti dari komitmen kami selaku dari pihak Pemerintah untuk peduli dalam hal Sanitasi tentunya dalam melaksankan itu semua kami bekerja sama dengan Satker Bidang Sanitasi baik dari Provinsi maupun Kementerian.

Advertorial