Oknum polisi jadi agen Gas LPG resahkan warga di Cimahi

Saksimata.Co CIMAHI : Warga jalan Pesantren Permai, Cibabat, Kota Cimahi Jawa Barat merasa terganggu oleh  operasional Agen Gas LPG 3kg yang menjual bahan mudah terbakar tersebut di pemukiman padat penduduk.

Rumah milik salah satu anggota Polres Cimahi yang berpangkat perwira pertama yang disulap jadi gudang gas LPG 3kg mengganggu  ketenangan warga karena saat membongkar gas LPG, curhat salah seorang ibu paruh baya yang tidak mau disebutkan namanya.

Menurut sang ibu, dirinya bersama  warga jalan  Pesantren Permai, mencoba bertahan dengan penuh rasa cemas dan ketakutan, “tapi mau bagaimana lagi, mau protes  saya takut karena sipemiliknya anggota Polisi”, celotehnya di kawasan pesantren,Kota Cimahi,selasa 20 Maret 2018.

Sementara itu, T-H, warga lainnya, mengaku hal yang sama, berisiknya tabung kosong yang dilempar keatas truk pengangkut tabung LPG setiap hari, kerap mengganggu kenyamanan dan tidur nyenyaknya sekeluarganya.

Meski warga sempat lapor ke aparat berwajib dan dilakukan penggerebegan,  gudang tersebut selalu  dalam kondisi kosong, alhasil pihak terkait tidak meanjutkan pemeriksaan lebih lanjut, akhirnya warga berburuk sangka bahwa yang menggeledahnya sama-sama jeruk (Polisi), terang T-H,.sambil sesekali minta namanya jangan disebutkan.

Upaya masyarakat untuk disampaikan kepada oknum Polisi tersebut sudah dilakukan beberapa kali namun tidak dianggap, Kami masyarakat semakin  kuatir karena tidak bisa dibayangkan kalau ada salah satu tabung meledak karena percikan api, entah apa yang terjadi, seluruh rumah yang ada disekitar lokasi tersebut dengan radius diatas 100 meter akan terbakar, sambung bapak 4 anak ini.

Usut punya usut, beberapa tahun lalu saat gudang tersebut di bangun, awalnya  izin kewarga sekitar berupa  toko kelontong, tapi dikemudian hari  ternyata tanda tangan dan ijin warga, oleh oknum Polri yang berdinas di Polresta Cimahi ini,  dirubah menjadi Gudang  Agen Gas LPG.

Warga sekitar mengancam, jika rumah yang terletak di jalan pesantren permai No127, Kota Cimahi ini tetap beroprasi sebagai Agen Gas LPG, maka mereka akan melakukan aksi unjukrasa.

 

(Sumber RVRIBandungOL)