“Bersama Rakyat Awasi Pemilu”

Sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif kembali digelar Bawaslu Jakarta Selatan. Kali ini dilaksanakan di Hotel Maharani Mampang Prapatan Jakarta Selatan. Dihadiri oleh sejumlah Ormas, OKP, tokoh Masyarakat dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jakarta Selatan.

Kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di sepuluh kecamatan di wilayah Jakarta Selatan yang juga dihadiri oleh masyarakat dan stakeholder di tingkat Kecamatan.

Pengawasan Pemilu partisipatif adalah program yang bermaksud mengajak semua komponen masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengawasan tahapan pemilu. Disadari bahwa walaupun struktur Bawaslu sampai di tingkat PTPS (Pengawas TPS) personil Bawaslu tetap terbatas, untuk itu perlu melibatkan masyarakat ikut mengawasi tahapan pemilu, terlebih lagi mengingat pemilu 2019 yang dilaksanakan serentak yakni pemilu legislatif dan pemilu eksekutif.

Pemilu serentak 2019 berkonsekuensi pada kegiatan pengawasan yang lebih ekstra, utamanya ditahap kampanye yang sudah dimulai pada 23 September 2018 kemarin. Modus-modus pelanggaran kampanye seperti money politics, issu sara, netralitas ASN, TNI dan Polri masih menjadi stressing pengawasan di tiap metode kampanye yang ada. Hal ini disampaikan oleh Ardhana Ulfa Azis komisioner Bawaslu DKI Jakarta Selatan saat menjadi narasumber dalam sosialisasi tersebut.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Ardhana bahwa menguatkan barisan pengawasan dari lapisan masyarakat utamanya masyarakat kritis seperti Ormas, OKP, Mahasiswa adalah penting agar bisa mengawal pesta demokrasi yang lebih jujur, adil, bersih dan transparan.