Kembali diingatkan; Reses Tidak Boleh Kampanye

Saksimata.co-Jaksel: Masa reses DPRD DKI yang dimulai tanggal 24 september 2018 berlangsung di masa kampanye pemilu dimulai yakni tgl 23 September 2018. Agak riskan kegiatan reses kali ini, ditengah masa kampanye yang sudah dimulai, kata Ardhana komisioner Bawaslu Jakarta Selatan. Diketahui dalam aturan kampanye pemilu dalam pasal 280 ayat 1 huruf h undang-undang 7/2017 bahwa dalam kampanye tidak boleh menggunakan fasilitas pemerintah. Sementara kegiatan reses biasanya difasilitasi oleh pemerintah. Selain itu, di pasal 282 UU 7/2017 juga disebutkan bahwa “pejabat negara, pejabat struktural, dan pejabat fungsional dalam jabatan negeri, serta kepala desa dilarang membuat keputusan dan atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilh selama masa kampanye”. Untuk itu kami menghimbau bahwa untuk kegiatan reses tidak boleh ada unsur kampanye.
Unsur kampanye yang dimaksud tentunya merujuk definisi kampanye di UU no. 7/2017 di ketentuan umum no. 35 bahwa kampanye adalah kegiatan peserta pemilu atau pihak lain yang ditunjuk oleh peserta pemilu untuk meyakinkan pemilih dengan menawarkan visi, misi, program dan/atau citra diri peserta pemilu.

Seperti pada monitoring pengawasan reses anggota DPRD DKI Sereida Tambunan pada tgl 20 Oktober 2018 di kel. Lenteng Agung dan beberapa anggota DPRD dki dapil 8 di wilayah kecamatan Jagakarsa. Bawaslu Jakarta selatan bersama panwas di tingkat kecamatan dan kelurahan selalu melakukan pencegahan dgn menemui panitia reses untuk.mengingatkan agar tidak ada kampanye pada saat reses. Kami mengecek backdrop yang terpasang, orasi yang disampaikan, dan penggunaaan simbol2 partai dan nomor urut pada setiap ruang yang digunakan. Kami harus memastikan semuanya itu tidak mengandung unsur ajakan, uraian visi, misi, dan atau citra diri peserta pemilu, ujar Ardhana.

Sejauh ini untuk reses di wilayah Jagakarsa belum ditemukan pelanggaran pemilu yang berkaitan dengan kegiatan reses. Diharapkan agar wilayah Jakarta Selatan tetap kondusif dalam pelaksanaan kampanye menjelang pemilu 2019 nanti.

(Wandi S)