Pelayanan Rumah Sakit Mitra Kelurga Depok Dipertanyakan

Saksimata.co  РDepok- Seorang Karyawati Inisial I dibawa ke IGD Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok oleh saudara kandungnya setelah terjatuh saat turun dari kereta. Setelah tiba di IGD pukul. 10:30 WIB, pasien tersebut kemudian didaftarkan namun terlihat tidak ada pelayanan dan penanganan khusus yang diberikan, bahkan pasien dibiarkan menunggu sekitar 1 jam lamanya tanpa ditangani secara medis. Padalah terlihat pasien tersebut sangat membutuhkan penanganan yang cepat untuk segera diobati.

“Itu kakak kandung saya ditolak oleh pihak rumah sakit ini, katanya tidak masuk kategori emergency,. Padahal luka parah, pasien hanya meminta dokter untuk rontgen kakinya sebagai kepastian, dan akhirnya pasien harus menunggu 2,5 jam lebih untuk penanganan. prosedur pelayanan rumah sakit ini harus dipertanyakan”kata Adik kandung korban, andri saat di konfirmasi, Senin (26/8/19)

Wakil Direksi Mitra keluarga Yuyun Yuchani mengatakan, dalam penanganan pasien tersebut terjadi kesalahpahaman dalam penanganan, dan secepatnya akan kami tidak lanjuti” saya minta maaf, dalam kasus ini ada miss komunikasi, dan segera kami selesaikan masalahnya” ungkapnya saat di datangi oleh keluarga pasien yang emosi melihat pelayanan rumah sakit.

Menurut Dokter Andre Anggoman, selaku pihak yang dipercayai menangani pasien tersebut, mengungkapkan jika pasien dalam keadaan normal dan tidak masuk kategori emergency. Menurut Andre Kategorinya adalah “sesak napas, tidak bisa jalan dan kurang cairan. Patah tulang, Shok, penurunan kesadaran, Namun pasien yang dinyatakan tidak masuk kategori tersebut bisa berjalan” katanya.

Sedangkan Inge selaku Kabag Humas, Saat di mintai keterangan oleh wartawan saksimata.co, mengenai kronologi permasalahan menolak untuk memberikan keterangan dan mencoba menutupi masalah tersebut serta mengusir wartawan dan melarang untuk mengambil gambar.

As’ad