Rencana Pemberlakuan Contra Flow AR Hakim Butuh Kajian Mendalam

Saksimata.co – Depok – Menyikapi Rencana Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok atas pemberlakukan Contra Flow  mulai 31 Agustus 2019 yang akan datang di jalan Arif Rahman Hakim Beji Kota Depok,  dimana awalnya menggunakan Sistem Satu Arah (SSA) pada pukul 15.00-22. 00 WIB, berubah menjadi sistem Contra Flow selama 24 Jam penuh atau  di berlakukan selama satu hari penuh.

Salah Satu Aktivis Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM) Depok Boges Marhaen angkat bicara mengenai rencana Dishub memberlakukan Contra flow tersebut, menurutnya terlebih dahulu pemerintah seharusnya melakukan kajian yang lebih mendalam sebelum memberlakukan sistem itu dan meminta pendapat masyarakat sekitar agar tidak ada kesalahpahaman dalam mengambil Sebuah keputusan nantinya.

Selain itu dirinya menyarankan agar pemerintah terlebuh dahulu  melakukan  sosialisasi kepada masyarakat mengenai dengan rencana pemberlakuan Contra flow dan seperti apa penerapan  teknisnya, serta memikirkan kenyaman  masyarakat  pengguna jalan  yang melintas atau menyebrang di jalan tersebut.

“Pertama kami mendesak Kominfo dan Dishub kota depok agar segera mensosialisasikan masa pemberlakuan dan akhir masa pemberlakuan contra flow di jln Arif Rahman Hakim, dengan cara memasang baliho di pertigaan Ramanda Margonda Raya dan pertigaan PLN Nusantara Raya, juga mempublikasikan kepada publik tentang teknis persiapan pemberlakuan contra flow dan mengkaji selama masa uji coba terhadap keselamatan sesama pengendara dan penyebrang jalan di kawasan optimalisasi SSA. Kedua menekan Pemkot Depok untuk segerakan membuat JPO di Nusantara Raya dan Arif Rahman Hakim guna kenyamanan pengendara dan penyebrang jalan. Ketiga membuat Marka petunjuk jalan kawasan Contra flow Arif Rahman hakim dan memperhatikan garis putus pemisah jalan dan sparator pemisah jalan untuk di perbaruhi” terangnya saat ditemui saksimata.co di jln. Arif Rahman Hakim, Kamis.(29/08/19)

As’ad