Nuriadi : Dana Kelurahan Minim, Sehingga banyak Usulan dari Masyarakat tidak terakomodir

Saksimata.co – Depok – Sebagai mitra Pemerintah kelurahan dalam menampung dan mewujudkan aspirasi dan kebutuhan Masyarakat di bidang pembangunan. Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Leuwinanggung, Kecamatan Tapos, Kota Depok, angkat bicara terkait dengan Dana yang diberikan oleh Pemerintah Kota Depok disetiap kelurahan dinilai sangat minim, sehingga tidak semua aspirasi masyarakat bisa direalisasikan.

“Dana kelurahan 2,7 Milyar, untuk fisik 1 anggaran milyar dan non fisik 1,7 milyar. Nah ini Kadang LPM memiliki kendala-kendala disaat lebih di prioritaskan fisik dengan anggaran 1 milyar dimana aspirasi dari masyarakat RT/RW, yang memang usulannya melebihi dari limit, sehingga dana tersebut tidak bisa mengakomodir semua aspirasi masyarakat, hanya beberapa titik atau beberapa kegiatan saja yang bisa dijalankan” ujar Nuriadi, beberapa waktu lalu, kepada saksimata.co

Nuriadi juga menyinggung Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, yang belum berhasil memberi solusi kepada masyarakat, lewat program pelatihan. Pasalnya setelah dilatih keahlian, mereka tidak difasilitasi akses permodalan dan penyaluran kerja, ke sejumlah industri yang ada di Kota Depok.

“Program pelatihan percuma dilakukan, karena setelah pelatihan tidak ada tindak lanjut untuk diberdayakan, setelah dilatih mereka ditinggalkan, tahun depan dilatih ditinggalkan lagi, tidak ada tidak lanjut pemberdayaannya. Jadi harapan saya bukan hanya dilatih, yang terpenting bagaimana tindak lanjutnya diberdayakan setelah dilatih. Misalnya memberikan fasilitas usaha, diberikan modalnya. Padahal Ini bisa menjadi program peningkatan IPM dan juga¬† mengentaskan kemiskinan serta mengurangi angka pengangguran,”harapnya.

(Red/SM)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*