IBH : Minimnya Dana APBD Kota Depok, Membuat Pembangunan Terhambat

Saksimata.co – Depok – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Bakal calon Walikota Depok periode 2021-2026 Ir. Imam Budi Hartono, menilai besaran Dana APBD kota Depok saat ini tidak akan mencukupi, jika digunakan untuk melakukan pembangunan dan memberikan kesejahteraan masyarakat.

“Sudah beberapa tahun ini APBD Kota Depok 3 Triliyun, dengan jumlah penduduk 2 juta, terdapat 11 kecamatan dan 63 kelurahan, dengan berbagai permasalahan sebuah kota besar seperti kemacetan, banjir, sampah, ruang terbuka hijau dll. Dengan APBD 3 Triliyun membuat sulit kota Depok menjadi cepat maju,”ujar imam dalam diskusi online yang dihadiri oleh mahasiswa pascasarjana jurusan ilmu politik dan pascrasarjana kajian wilayah Jepang, Universitas Indonesia, Selasa¬† (24/3/2020).

Untuk menyelesaikan permasalah diatas,  menurutnya, sangat dibutuhkan pemimpin yang mampu berfikir secara komprehensif dalam mengelola pemerintahan dan dapat melahirkan sebuah solusi untuk mendatangkan dana yang dibutuhkan dengan tujuan pembangunan dan menyelesaikan permasalahan di segala bidang.

“Saya menawarkan dalam mengelola Depok harus partisipatif dan akomodatif (APBD Pro Rakyat). Pembangunan Depok harus mendatangkan pendapatan yang berasal dari APBN, APBD, Provinsi Jawa barat, APBD Provinsi DKI Jakarta dan pihak-pihak lain yang tidak terkait yang ingin Depok lebih maju,”jelasnya, menawarkan solusi yang diyakini mampu membuat kota Depok lebih baik.

Imam menegaskan, Perioritas dalam membangun sebuah kota harus melahirkan Sumber Daya Manusia yang unggul dan mengembangkan budayanya, serta memikirkan aspek-aspek pendukung lainnya, baik dari segi program, maupun sarana dan prasarana.

“Dalam pembangunan sebuah kota, bahkan Negara, harus dua hal dilakukan, pertama, fisiknya dikembangkan oleh kata maju. Kedua, manusianya dikembangkan oleh budayanya,”tegas orang yang memiliki visi-misi Maju dan berbudaya itu.

(Red / SM)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*