Bagian Sejarah Kota Depok : Keramat Sambi Butuh Dilestarikan

Saksimata.co – Depok – Sebagai Warisan nenek moyang keberadaan Situs Sejarah Makam ‘Keramat Sambi’ di wilayah Padepokan Satria Muda Betawi, kini tengah diperjuangkan agar keberadaanya di kota Depok tetap dilestarikan.

Menurut sejarahnya, Padepokan Satria Muda Betawi dulunya dihuni oleh salah seorang Tokoh penyebar Agama Islam bernama Mpi Siun Bin Uyut Middin, yang wafat sekitar Tahun 1600 SM, dibuktikan dengan adanya makam dan bangunan tua, serta pohon yang menjulang tinggi menjadi saksi sejarah di area Padepokan tersebut.

“Iya itu kakek saya Mpie Siun, beliau penyiar agama Islam waktu itu, di dalam padepokan ini ada makam beliau, istri dan pengawalnya dan di tengah padepokan ini juga ada pohon sambi, konon pohon itu dikeramatkan, dari situlah asal mula nama keramat sambi terbentuk,”terang Cucu ke-8 Keturunan Mpie Siun, Ahmad Sastra Prayuanada, di Jl. Juanda, Kelurahan, Cisalak, Depok. Dimana tempat padepokan itu berada.

Namun Prananda sedikit mengkhawatirkan, situs sejarah peninggalan kakeknya yang selama iniĀ  diperjuangkan terancam hilang, sebab lahan dimana tempatnya berdiri, diambil alih oleh Kementrian Agama Republik Indonesia untuk Pembangunan Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).

“Disinilah tanah perjuangan leluhur kami, hingga sampai kepada kami. Lahan ini sebenarnya hak milik adat, dulunya kampung, hanya pada waktu itu G 30S dikosongkan, akhirnya terlantar tanah ini dan sekarang dimiliki oleh pemerintah. Namun kalau kita lihat sejarah itukan ada tersurat dan tersirat, kalau kita dibenturkan bukti otentik, legalitas tidak akan ada titik temu. ini adalah aset Depok, yang berusaha kita pertahankan, agar bisa dilestarikan, hingga bisa menjadi cagar budaya, kita berharap pemerintah memberikan dukungan dalam perjuangan ini,”harapnya.

(MA/SM)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*