Pro dan kontra Deklarasi KAMI di kota Depok

Saksimata.co – Depok – Ditengah Ramainya Pemberitaan Deklasi Koalisi Aksi Menyelamatkannya Indonesia (KAMI) Kota Depok. Sekelompok orang yang mengatasnamakan dirinya masyarakat peduli juga melakukan aksi unjuk rasa menolak segala macam bentuk deklarasi yang dianggap mengganggu dan mengancam stabilitas negara.

Koordinator Aksi Pikdul, menerangkan kepada awak media, bahwa persatuan dan kedamaian di kota Depok harus tetap dipelihara, hal ini menjadi tanggung  jawab semua elemen masyarakat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

“Kami Menolak deklarasi apapun yang ada di kota Depok yang menganggu. Kita tidak ingin ada yang menciptakan pemikiran baru di tengah masyarakat, Kita disni bukan mengacaukan situasi, tapi kita hanya ingin menjaga situasi,”jelasnya ditempat aksi berlangsung, Minggu (27/9).

Demikian juga dikatakan salah satu peserta aksi Suryadi Boges, dalam orasinya berharap kepada aparat penegak hukum TNI/Polri untuk selalu menjaga kondusifitas kota Depok dari segala bentuk ancaman dan memberikan dukungan aktivitas masyarakat, selama memberikan dampak positif.

Selanjutnya, Sekjen AP-KAMI (Aliansi Pendukung KAMI) kota Depok, Pardong memberikan tanggapan mengenai aksi pelolakan itu. Menurutnya, Deklarasi KAMI Kota Depok dan Penolakan Aksi KAMI Kota Depok, keduanya dilakukan sesuai dengan aturan dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Ketika berbicara masalah kebebasan berpendapat, deklarasi kami dan penolakan deklarasi kami sah-sah saja dilakukan, kita ini sesama anak bangsa harus saling menghargai dan terus menjaga persatuan dan kesatuan, kita tidak ingin terpecah belah. Mereka yang melakukan aksi penolakan terhadap Deklarasi kami di kota Depok, mungkin belum memahami maksud baik dari tujuan kami itu sendiri,”Terangnya, saat dihubungi melalui sambungan seluler miliknya. (28/9)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*