Menyiasati Dampak Pandemi Covid-19, SMPN 22 Kota Depok Tetap Berlakukan Sistem Pembelajaran Jarak Jauh

Saksimata.co – Depok – Menyiasati dampak pandemik Covid-19, SMPN 22 Kelurahan Sukmajaya, Kota Depok, tetap menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan sistim daring (dalam jaringan).

Kepala SMPN 22, Afrida, S.Pd.I,. MM dalam keterangan yang diberikan saat ditemui awak media, Selasa (20/10/2020) menjelaskan meski kondisi Kota Depok masih berada pada masa Pandemi Covid-19, namun SMP Negeri 22 telah menjadwalkan dan mengskenariokan sistem pembelajaran.

Hal ini dilakukan atas intruksi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang sebelumnya telah menerbitkan Peraturan Wali Kota Depok Nomor 48 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Tahun Ajaran 2020/2021 Masa Pandemi Covid-19 di Kota Depok dan Surat Edaran (SE) Wali Kota Depok Nomor 420/338-Huk/Disdik tentang PJJ Tahun Ajaran 2020/2021 Masa Pandemi Covid-19 di Kota Depok.

“karena kota Depok masih Kondisi pamdemi Covid-19, atau zona dimana tidak dipersilahkan untuk pembelajaran tatap muka di sekolah, namun proses pembelajaran masih tetap berjalan. Maka kami (SMP Negeri 22) telah mengambil langkah-langkah antisipatif untuk melaksanakan Pembelajaran jarak Jauh atau PJJ,”jelas Afrida.

Langkah PJJ yang diambil oleh SMP Negeri 42, dilakukan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting atau Google Class room (sebuah platform Pembelajaran Jarak Jauh yang disediakan oleh Google).

Bahkan para guru, orang tua siswa, serta siswa itu sendiri pun telah diberikan pemahaman tentang pengunaan aplikasi tersebut, dalam penerapannya para siswa tetap mengikuti proses pembelajaran atau materi yang diberikan, serta dapat mengajukan pertanyaan atau memberikan tanggapan secara langsung.

Afrida berharap,  proses pembelajaran di masa pandemi Covid-19 ini terus berjalan dengan baik dan lancar agar peserta didik terus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pembelajaran meski tidak secara tatap muka di sekolah.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*