Eurico Gutteres : Tidak Boleh Ada Yang Mendeklarasikan Kemerdekaan Pasca 17 Agustus 1945

Saksimata.co – Depok – Panglima Pejuang Pro Integrasi Timor Timur Eurico Gutteres, angkat bicara terkait Deklarasi Papua Barat. Dirinya menegaskan, tidak ada yang boleh mendeklarasikan Kemerdekaan pasca 17 Agustus 1945.

“Tidak boleh ada yang mendeklarasikan Kemerdekaan di dalam Kemerdekaan. Deklarasi Kemerdekaan hanya satu kali pada tanggal 17 Agustus 1945 yang disepakati dari Sabang sampai Merauke. Sekarang tinggal bagaimana caranya kita Mewujudkan Kemerdekaan itu,”kata Gutteres yang juga sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Organisasi Front Pembela Merah Putih (FPMP), Rabu (16/12/2020).

Deklarasi yang bertujuan memisahkan diri dari Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sangat tidak tepat, sebab Papua Barat merupakan Wilayah yang sah. Jika persoalannya diakibatkan tidak terpenuhinya kebutuhan dan keinginan sebagai Warga Negara. Menurutnya jalan terbaik yang harus ditempuh untuk menyelesaikan masalah ini adalah melakukan dialog dengan Pemerintah.

“Kalau ada masalah lakukan dialog, kalau ada pembagian-pembagian yang mungkin tidak merata dibicarakan, jangan karena itu lalu kemudian membuat pernyataan yang menganggu dan jangan marah kemudian kalau Rakyat Indonesia lain marah. Masalah ini selesai atau tidak selesai kita percayakan kepada Pak Jokowi sebagai Presiden, kalau bisa akhirilah masa jabatan dengan terhormat, sehingga orang tetap menghargai. Tapi jika mengakhiri jabatan dengan tidak terhormat, maka jangan salahkan jika orang tidak menghargai dan menghormati kita,”pungkasnya.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*