Sidang Syahganda Nainggolan, Ini Isi Eksepsi Penasehat Hukum

Saksimata.co – Depok – Sidang dengan agenda eksepsi/pembelaan terkait dugaan penyebaran berita bohong yang dilakukan Syahganda Nainggolan, berlangsung di Pengadilan Negeri Depok, Jln. Boulevard Grand Depok City, Kalimulya, Kec. Cilodong Depok. Senin (4/1/2021).

Dalam kesempatan ini penasehat hukum Syahganda Nainggolan keberatan atas dakwaan jaksa penuntut umum sebelumnya. Di hadapan  majelis hakim, penasehat hukum Syahganda menyampaikan hal-hal sebagai berikut ;

Pertama, Dakwaan Jaksa penuntut umum tidak cermat, tidak jelas dan tidak lengkap karena tidak menguraikan tempat dan waktu dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa.

Kedua, Jaksa penuntut umum tidak memahami perbedaan antara menyampaikan pendapat dengan menyiarkan berita bohong.

Ketiga, Dakwaan telah melanggar hak dasar Warga Negara Indonesia, tentang kebebasan untuk menyampaikan Informasi yang dilindungi UU 1945. UU No. 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum dan UU No. 39 tahun 1999  tentang hak asasi manusia.

Ke empat, Dakwaan telah melanggar hak dasar warga negara Indonesia atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan sama dihadapan hukum yang dilindungi oleh undang-undang 1945.

Dengan demikian, penasehat hukum mengajukan permohonan (petitum) kepada majelis hakim”agar menerima dan mengabulkan nota keberatan (eksepsi) penasehat hukum terdakwa Syahganda Nainggolan untuk seluruhnya, menyatakan surat dakwaan jaksa penuntut Umum nomor register perkara PDM/80/Depok/12/2020 tanggal 3 Desember 2020 tidak sah dan harus dibatalkan demi hukum atau dinyatakan tidak dapat diterima. Selanjutnya, memerintahkan jaksa penuntut umum untuk membebaskan terdakwa Syahganda dari tahanan dan memulihkan hak-hak terdakwa Syahganda Nainggolan dalam hal kemampuan, kedudukan, harkat serta martabatnya, serta membebankan biaya perkara kepada negara”tegas penasehat hukum Abdullah Alkatiri membacakan isi eksepsinya.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*