Berita Foto

Pedagang Pasar Muamalah Bantah Adanya Pelanggaran Transaksi Menggunakan Dinar dan Dirham

Saksimata.co – Depok – Aktivis sekaligus pedagang Pasar Muamalah, yang berlokasi di Jalan M Ali, Tanah Baru, Beji, Depok, Jawa Barat. Membantah adanya duguaan pelanggaran dalam melakukan Transaksi menggunakan Dinar dan Dirham oleh Bank Indonesia (BI) di pasar tersebut.

Menurut Yasser, pengunaan Dinar dan Dirham sebagai alat tukar sah digunakan dan diperbolehkan secara hukum, sebab koin emas dan perak itu sendiri berasal dari Indonesia, bahkan diproduksi oleh PT. Antam dan Peruri.

“BI bicara undang-undangan mata uang, kita kan bicara uang, sekarang saya tanya dinar dan dirham ini uang atau bukan, ini komoditas. Jadi kalau kita bicara mata uang memang tentu saja melanggar hukum kalau kita pakai Dinar Irak, Dirham emirat, tapi ini kan bukan Dinar Irak atau dirham emirat,  ini kan komoditas emas perak,”tegas Yasser, Jum’at (29/1/2021)

Selain itu, kata Yasser, mata uang rupiah tetap digunakan dalam melakukan transaksi di pasar tersebut, Dinar dan Dirham hanya menjadi salah satu pilihan. Artinya, tidak ada aturan atau kewajiban menggunakan Dinar dan Dirham saat bertransaksi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*

Back to top button