SosbudUncategorized

Langka dipasaran, PKS Ranting Grogol Berikan Solusi Dengan Membagikan Minyak Goreng Gratis

Saksimata.co – Depok – Buntut dari kebijakan pemerintah yang menyejajarkan harga minyak goreng kemasan, membuatnya langkah dipasaran.

Kelangkaan minyak goreng saat ini membuat warga secara terus menerus kesulitan mendapatkannya.  Dampak dari kelangkaan minyak goreng berskala nasional itu juga sangat dirasakan warga kampung rawa kalong Rw.10, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Kota Depok.

Sebagai bentuk respon dan solusi atas permasalahan tersebut, DPRa PKS kelurahan Grogol bekerjasama dengan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) yang didalamnya dari kalangan emak-emak membagikan 50 paket minyak goreng kepada warga secara gratis.

“yang melatar belakangi kita melakukan kegiatan ini, merespon aspirasi masyarakat terkait kelangkaan minyak goreng. ini bagian dari pada program kita memberikan sedikit solusi kepada masyarakat untuk pengadaan minyak goreng yang sekarang ini langka di pasaran, Paket yang hari ini kita berikan sejumlah 50 paket,”tegas Ketua DPRa Abdul Rohim, Jum’at (18/2/2021).

Rohim, yang juga merupakan warga kelurahan Grogol, berharap kepada pemerintah agar permasalahan seperti ini tidak terlulang lagi, yang membuat kebutuhan pokok masyarakat menjadi terabaikan.

“Kami dan para warga berharap hal-hal seperti ini jangan sampai berulang harusnya pemerintah bisa lebih cepat tanggapterkait kelangkaan minyak. Sangat ironis negeri yang sangat subur dan penghasil sawit terbesar, tapi masyarakat kekurangan minyak goreng,”harapnya.

Related Articles

2 Comments

  1. Menurut saya lebih baik dijual dengan harga stndard pemerintah 14.000/1 Liter atau 28.000/2 liter ini akan lebih banyak jumlah orang yang terbantukan
    Karena dipasaran harga yang demikian itu juga sangat sulit didapat

  2. Dengan dalih menyamakan harga minyak. Justru malah membuat minyak susah dicari dipasaran. Persepsi penimbunan oleh orang2 tidak bertanggungjawab adalah sah sah saja. Konon melalui cerita orang2 kalo mau beli mini market harus aktif bertanya dan jika tidak mau bertanya jangan harap mendapat minimal 1 botol minyak. Bahkan seandainyapun ada pihak penjual akan menjawab tidak ada dengan alasan menjaga persediaan.
    Mental menimbun dikalangan masyarakat pun jadi terbentuk karena susahnya mencari minyak goreng yg sdh mnjadi kebutuhan pokok mereka.
    Upaya yg dilakukan PKS memang MANTUL. Lebih cakep lagi klo program ini merata di seluruh Indonesia.

    Lanjutkan kawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*

Back to top button