Anggota DPR RI Nur Azizah Tamhid Berkunjung Di Yayasan Inspirasi Anak Negeri

Saksimata.co – Depok – Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) dan Silaturahmi oleh Anggota DPR RI Fraksi PKS Hj. Nur Azizah Tamhid, B.A.,M.A. di Yayasan Inspirasi Anak Negeri (IAN) Jl. Raya Citayam, Pondok Jaya, Cipayung, kota Depok. Minggu,(27/3/2022).

Dalam kunjungan tersebut, Nur Azizah berpesan kepada seluruh Santri agar dalam proses menuntut ilmu harus memiliki tekad belajar yang kuat, sehingga menjadi generasi penerus yang berprestasi dan menjadi calon pemimpin bangsa. Selain itu, diharapkan kepada seluruh orang tua santri serta tenaga pendidik untuk selalu memberikan dukungan.

“Anak-anak harus memiliki tekad belajar dan juga harus di dorong oleh para orang tua, serta tenaga pendidik yang ada di sekolah. Mudah-mudahan nantinya bisa menjadi anak yang berprestasi di Indonesia. Kedepan kita tidak tahu, nantinya kalian ini akan menjadi Presiden, DPR RI, Bupati/Walikota, Tahfidzpreneur dan lain sebagainya,”katanya mengawali sambutannya.

Sementara, Ketua Yayasan Inspirasi Anak Negeri (IAN) Ustadz Darmawan Harianto, berharap Santrinya bisa membuktikan bahwa dirinya mampu menjadi Calon pemimpin bangsa kedepan. Melalui Kehadiran Nur Azizah Tamhid sebagai Anggota DPR RI di tempatnya, para santri dapat menjadikan salah satu tokoh Inspirasi.

“Kami berharap kehadiran ibu Nur Azizah bisa memberikan solusi menyelamatkan para santri, karena gedung kita disini itu masih sewa, disini ada 106 anak-anak, ada yatim piatu dan dhuafa yang semuanya kita harapkan menjadi calon pemimpin. Kepada anak-anak buktikan bahwa kamu adalah calon pemimpin di negeri ini,”harapnya.

Hal senada dikatakan Yudha Kurniawan yang juga merupakan pengelola di Yayasan tersebut menilai, dengan adanya program-program yang dimiliki diharapkan menjadi faktor pendukung, sehingga para santri mampu mewujudkan cita-cita yang diharapkan.

“Jadi sekarang juga mereka harus kenal dengan lingkungannya termasuk tokoh-tokohnya dimana dia berhubungan. Santri inspirasi anak negeri juga digembleng lewat program-program project based learning, di satu sisi anak-anak sudah terbiasa dengan bekerja secara integratif dan mereka juga banyak bekerja secara sosial kemasyarakatan,”pungkasnya.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*